Entah udh brapa lama gw vakum dari dunia menulis
setahun. bahkan lebih
sebenarnya gw bingung hal apa yang membuat gw vakum
pacaran? atau karena kesibukan kuliah?
entahlah...
dan setiap ingin mencoba untuk menulis (lagi)
pasti gw merasa 'mentok' di tengah jalan
gatau apalagi yang harus gw tulis
padahal dulu enggak begini :(
kenapa sama diri gw?
cita-cita gw itu ingin jd penulis, tapi kenapa seperti ini?
Bismillaah...
mulai hari ini akan gw usahain untuk belajar lagi
gw ingin mengejar cita-cita itu...
Senin, 06 Mei 2013
Kamis, 02 Februari 2012
19 Januari 2012
Tanggal yang menurut gue "sesuatu" banget
kenapa gue bilang "sesuatu?"
karena di tanggal tersebut dua hal yang begitu berarti utk hdup gue, gue miliki
Pertama:
kamera DSLR Nikon D3100 akhirnya bisa gue beli juga
walaupun dengan nodong duit 1,2jt ke nyokap utk nambahin kekurangannya
yang penting sekarang itu kamera udh ada di genggaman gue
Kedua: Entah apa yang bisa bkin gue suka sama dya.
*pdahal gue knal dya kurang dr 1 bulan
di tanggal itu juga gue jadian sama dya.
"sesuatu" bgt kan
yah gue sih cuma bsa brharap dya jd yg trakhir dihdup gue
*capek kali yah, nyakitin org, trus balik nyakitin lagi.
hahaha...
kenapa gue bilang "sesuatu?"
karena di tanggal tersebut dua hal yang begitu berarti utk hdup gue, gue miliki
Pertama:
kamera DSLR Nikon D3100 akhirnya bisa gue beli juga
walaupun dengan nodong duit 1,2jt ke nyokap utk nambahin kekurangannya
yang penting sekarang itu kamera udh ada di genggaman gue
Kedua: Entah apa yang bisa bkin gue suka sama dya.
*pdahal gue knal dya kurang dr 1 bulan
di tanggal itu juga gue jadian sama dya.
"sesuatu" bgt kan
yah gue sih cuma bsa brharap dya jd yg trakhir dihdup gue
*capek kali yah, nyakitin org, trus balik nyakitin lagi.
hahaha...
Rabu, 11 Januari 2012
Say No to "galau"
nyesek rasanya kalau semua kenangan itu kembali hadir dipikiran kita.
smua knangan dr prtama kali kita brtmu dgn dya, wktu kita jadian dan sampai kita putus
rasanya smua itu trlalu indah utk dilupakan bgitu aja
tapi apakah smpai dtik ini dya msih memikirkan kita?
apakah dya msih pduli sama kita?
gue akui, saat gue kmbali merasakan yg namanya "sakit" itu rasanya bner2 JLEB bgt
awalnya gue coba bwt gak merasakan prasaan itu
tp ujung2nya tetap aja prasaan "sakit" itu datang menghantui pikiran dan perasaan gue.
gue enggak tau dya pkai "pelet" apa smpe2 gue dibuat sprti itu
untungnya gue pacaran sama dya bru satu bulan satu minggu
jadi gue gk trlalu lama mersakan prasaan "sakit" itu
2 minggu...
dimana keadaan pikiran dan hati gue porak-poranda krnnya
pngn bgt wktu itu nangis, tp entah knapa enggak bsa
yg ada, rasa nyeri hati yg bner2 nyiksa bgt
gue cm bsa triak2 di klas, nlp sahabat smbil ktwa2 *pdahal sbnr'a pngn bgt nangis*
untungnya di kmpus gue pnya tmen2 yg trus nyemangatin gue
dan saat gue plg ke clg, gue pnya sahabat yg bsa sdkit ngilangin kesedihan gue
klo ditanya skrg gmna prasaan gue sama dya?
gue bkal jawab: "gue udah hmpir mati rasa sama dya."
gtau knapa klo gue ingt2 smw skap dya wktu jadian dlu, gue mkir "skap dya ke gue emg gk smw'a nunjukin klo dya syg sm gue."
skrg, kata GALAU dlm hdup gue hmpir gak ada !!
mngkin krn akhr2 ini gue disibukkan dgn tugas kuliah n kegiatan kmpus yg bgitu pdat.
trnyata tips #MoveOn ke dua yang wktu itu prnh gue share bner2 ampuh bgt.
jadi buat kalian yg msih galau, ayoo doong #MoveOn
nih gue pnya tips #MoveOn yang mungkin bsa kalian gunakan
*sbgian tipsnya emg gue gunakan utk #MoveOn pd diri gue sndiri :)
smua knangan dr prtama kali kita brtmu dgn dya, wktu kita jadian dan sampai kita putus
rasanya smua itu trlalu indah utk dilupakan bgitu aja
tapi apakah smpai dtik ini dya msih memikirkan kita?
apakah dya msih pduli sama kita?
gue akui, saat gue kmbali merasakan yg namanya "sakit" itu rasanya bner2 JLEB bgt
awalnya gue coba bwt gak merasakan prasaan itu
tp ujung2nya tetap aja prasaan "sakit" itu datang menghantui pikiran dan perasaan gue.
gue enggak tau dya pkai "pelet" apa smpe2 gue dibuat sprti itu
untungnya gue pacaran sama dya bru satu bulan satu minggu
jadi gue gk trlalu lama mersakan prasaan "sakit" itu
2 minggu...
dimana keadaan pikiran dan hati gue porak-poranda krnnya
pngn bgt wktu itu nangis, tp entah knapa enggak bsa
yg ada, rasa nyeri hati yg bner2 nyiksa bgt
gue cm bsa triak2 di klas, nlp sahabat smbil ktwa2 *pdahal sbnr'a pngn bgt nangis*
untungnya di kmpus gue pnya tmen2 yg trus nyemangatin gue
dan saat gue plg ke clg, gue pnya sahabat yg bsa sdkit ngilangin kesedihan gue
klo ditanya skrg gmna prasaan gue sama dya?
gue bkal jawab: "gue udah hmpir mati rasa sama dya."
gtau knapa klo gue ingt2 smw skap dya wktu jadian dlu, gue mkir "skap dya ke gue emg gk smw'a nunjukin klo dya syg sm gue."
skrg, kata GALAU dlm hdup gue hmpir gak ada !!
mngkin krn akhr2 ini gue disibukkan dgn tugas kuliah n kegiatan kmpus yg bgitu pdat.
trnyata tips #MoveOn ke dua yang wktu itu prnh gue share bner2 ampuh bgt.
jadi buat kalian yg msih galau, ayoo doong #MoveOn
nih gue pnya tips #MoveOn yang mungkin bsa kalian gunakan
*sbgian tipsnya emg gue gunakan utk #MoveOn pd diri gue sndiri :)
Senin, 09 Januari 2012
Ketidakadilan
Oleh: Gita Farannisa
Pertama kali aku melihatnya saat aku sedang lari sore di Jogging Track. Wanita itu duduk di rerumputan sambil menekukkan lututnya, kepalanya ia tutupi dengan kedua tangannya. Di tangan kirinya terdapat bekas luka bakar. Sedangkan disiku kanannya ada bekas luka yang membuat siku itu bernanah.
Karena merasa iba, aku pun menghampirinya. Namun semakin aku mendekati wanita itu, semakin aku mencium bau busuk yang begitu menganggu indra penciumanku. Baunya seperti bau bangkai tikus yang sudah berhari-hari didiamkan. Aku mengambil handuk kecil yang aku gantungkan dileher, aku beranikan diriku untuk mendekatinya dengan menutupi hidungku menggunakan handuk itu. Aku tahu cara seperti itu tidak sopan, tapi bau tubuh wanita itu benar-benar mengganggu hidungku.
"Permisi." Kataku.
Namun wanita itu tidak menjawab sapaanku. Dia hanya membuka tangannya yang dari tadi menutupi wajahnya dan menengok kearahku. Alangkah kagetnya aku ketika melihat wajah wanita itu yang penuh dengan luka. Entah bekas luka apa itu, aku tidak tahu.
"Ibu ngapain disini sendirian?" Tanyaku.
Dia berusaha menjawab pertanyaanku. Namun aku tidak bisa menangkap arti dari perkataan yang ia ucapkan. Bibirnya seolah-olah ingin mengatakan sesuatu kepadaku. Tapi apa? Tanyaku saat itu. Satelah aku teliti lagi, ternyata wanita itu tuna wicara. Badanku pun melemas.
Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan pada saat itu. Aku merasa kasihan terhadap wanita yang ada dihadapanku. Sepertinya ia disingkirkan karena fisiknya yang sudah tidak sempurna lagi dan keterbatasannya dalam berbicara.
Aku merogoh kantong calanaku, hanya tersisa selembar uang dua puluh ribuan. Tanpa pikir panjang lagi, aku menyodorkan uang itu kepadanya. Namun tiba-tiba seorang laku-laki menarik tanganku.
"Ngapin kamu disini?" Tanya laki-laki itu.
Aku tersentak.
"Siapa wanita ini? Badannya bau sekali."
"Anu mas, dia..."
"Ah sudahlah. Orang cacat dan bau seperti ini tidak pantas kamu tolong. nanti bisa-bisa kamu tertular olehnya. Mau kamu?" Gertak Mas Robi padaku.
Aku tidak bisa melawannya, dia memegang tanganku begitu keras dan menyeretku dengan paksa untuk menjauhi wanita itu.
Aku sempat menoleh kepada wanita itu, tatapannya begitu sedih, matanya berkaca-kaca. Mungkin hati kecilnya bertanya "kenapa semua orang menghinaku?"
Sampai detik ini, aku masih teringat oleh wanita yang aku temui di Jogging Track itu. Ingin sekali aku menolongnya, namun Mas Robi tidak mengizinkanku. Aku pun tidak bisa memaksakan kehendakku karena bagaimanapun juga mas Robi adalah suamiku.
note: Cerpen ini dibuat untuk memperingati hari HIPENCA (Hari International Penyadang cacat) yang jatuh pada tanggal 3 Desember
diikutsertakan dalam project Difabel @nulisbuku yang akan diumumkan pada tanggal 20 Januari 2012
Sabtu, 07 Januari 2012
tips Move On
Saat pertama kali kalian putus, pasti kalian menganggap bahwa DUNIA itu TIDAK ADIL...
mengapa kalian harus dipisahkan dgn orang yg SANGAT kalian syg n cintai itu
gue juga sempat beberapa kali dikecewakan sama yg namanya CINTA
tapi berkali-kali juga gue berhasil #MoveOn
*walau awalnya sulit*
gue pnya tips yang mungkin bsa bntu teman2 skalian utk bisa #MoveOn
simak yuuk :)
Pertama: Buang atau Balikin Semua Barang dari Mantan
Buat yang sudah pacaran berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, pasti banyak banget barang yang udah dia kasih ke kita. Nah saat kita putus, secepat mungkin kita hrus mengembalikan barang-barang itu.
Kenapa harus di kembalikan?
kalau menurut gue, semakin kita menyimpan barang yang pernah dya ke kita, kita akan semakin sukit utk melupakan dya.
kalau dya gk mau trima brang2 yg prnh dya ksih?
BUANG aja kali!!
ngapain kita msih mnyimpan brg2 yg akn membwt kita kembali teringat sama dya
Masih belum berhasil dengan cara pertama?
cara Kedua dengan Cari Kesibukan
coba deh kalian cari kesibukan yang bisa bikin kalian lupa sama dia.
seperti: ikut organisasi atau kegiatan2 diskusidi kampus atau sekolahan
walaupun enggak 100% berhasil, seenggaknya kalian bisa mengalihkan sebagian dunia yg dulu pernah kalian lewati bersama dya
Ketiga: Pikirkan kejelekan yang sudah pernah dia lakuin ke kita.
Katanya sih "dia itu sempurna, dia itu enggak pernah melakukan salah apa-apa."
tapi coba kalian putar ulang sebagian memory yg prnh kalian lewatin bersama dia,
pasti ada hal-hal JELEK yang sempat buat kamu kesal
nah itu bisa dijadiin alasan untuk kamu lupain dia
Keempat: Happy with Friend or best Friend
hello inget kalian masih punya sahabat yang JAUH lebih peduli dibandingkan mantan
sahabat itu selalu ada disaat kita senang maupun sedih
yakin deh, dengan adanya sahabat kalian bisa melupakan sang mantan :)
Kelima: Benahi diri Kita
benahi diri kalian dari segi fisik dan sikap
jadi saat dia bertemu kembali dgn kalian,
dia akan menyesal dan berpikir "tau gitu gue nyesel putusin dia."
Masih belum berhasil juga?
ya ampuuuunnn....
mungkin cara ke enam ini yang dianggap sebagian orang paling ampuh
Cari teman lawan jenis yang bisa bikin kamu merasa lebih nyaman
tapi sekedar mengalihkan pikiran kamu dari dya
kamu bisa jalan, makan atau sekedar cerita2 hal menarik lainnya
syukur-syukur dari pertemanan itu,
tercipta sebuah hati yang baru diantara kalian berdua
dan dia mampu membuat kamu lupa dari sang mantan
So, gimana?
masih mau galau?
RUGI kali...
ayoo dong #MoveOn :)
thanks god
Tuhan...
aku berterimakasih kepada Engkau yang pernah menghadirkan dia di sebagian hidupku
dia yang peduli akan negara kita
dia yang mengingkinkan sebuah Revolusi
dia yang pernah mengisi hari-hariku selama satu bulan satu minggu
walaupun akhirnya akn seperti ini...
sungguh aku tak kn pernh menyesal telah mengenal dirinya
aku tau dia masih mencintai mantannya
bagaimana dia bisa melupakan seseorg yg prnh mengisi hri2'a slama 3thn?
mskipun dia telah disakiti...
disinilah kebodohanku yg DULU menerima dya bgitu saja
tapi sekarang aku sadar
aku tak bsa lg memiliki hatinya
aku biarkan dia terbang bebas brsama cintanya
THANKS GOD perlahan KAU mulai menghapus rasa ini
walau awalnya sulit utk menerima kenyataan yg ada :)
and i think, I'll find someone better than him
aku berterimakasih kepada Engkau yang pernah menghadirkan dia di sebagian hidupku
dia yang peduli akan negara kita
dia yang mengingkinkan sebuah Revolusi
dia yang pernah mengisi hari-hariku selama satu bulan satu minggu
walaupun akhirnya akn seperti ini...
sungguh aku tak kn pernh menyesal telah mengenal dirinya
aku tau dia masih mencintai mantannya
bagaimana dia bisa melupakan seseorg yg prnh mengisi hri2'a slama 3thn?
mskipun dia telah disakiti...
disinilah kebodohanku yg DULU menerima dya bgitu saja
tapi sekarang aku sadar
aku tak bsa lg memiliki hatinya
aku biarkan dia terbang bebas brsama cintanya
THANKS GOD perlahan KAU mulai menghapus rasa ini
walau awalnya sulit utk menerima kenyataan yg ada :)
and i think, I'll find someone better than him
Minggu, 01 Januari 2012
Happy New Year 2012 (^_^")
Selamat Tahun Baru 2012 teman-temanku.
Semoga di tahun baru 2012 ini semuanya akan lebih baik dari tahun 2011
Tahun 2011 kemarin, kita boleh berharap dan di tahun 2012 inilah saatnya kita mewujudkan sebagian harapan-harapan kitaJangan berpikir kepada masa lalu, tapi cobalah berpikir kepada masa depan
Berpikir kepada masa lalu hanya membuat kita sedih bahkan menyesal karena kita tidak dapat melakukan hal yang terbaik.
Merencanakan akan masa depan itu akan membuat hidup kita jauh lebih semangat.
Tapi sekali lagi, kita hanya merencanakan dan Tuhan lah yang menentukan
Jadi mulai detik ini marilah kita membuat rencana hal apa aja yang akan kita capai di tahun 2012.
Mulai dari masuk SMA favorit, PTN favorit atau bahkan diterima kerja di perusahaan ternama.
Semua itu harus kita rencanakan supaya kita tidak menyesal dikemudian hari.
Minggu, 11 Desember 2011
Sebuah Harapan
Oleh: Gita Farannisa
Aku mencintaimu
saat pertama kali kita bertemu. Aku mencintaimu bukan karena kepandaianmu dalam
berbicara di depan umum. Aku mencintaimu bukan karena keingintahuanmu tentang
sejarah Indonesia. Namun aku mencintaimu karena permintaan hati ini yang selalu
menginginkan kehadiranmu.
Tahukan kamu di setiap
malam aku selalu memimpikanmu? Tahukah kamu disetiap sujud aku selalu berdoa
untukmu? Wahai lelaki yang selalu hadir dalam mimpiku, sadarkah kamu bahwa aku
di sini menunggumu? Menunggumu untuk sadar akan kehadiranku di setiap kegiatan
yang kamu lakukan di kampus tercinta ini.
Saat kamu berbicara
tentang revolusi di sebuah acara, aku hadir. Saat ada diskusi mengenai “Indonesia
pada Masa Sekarang”, aku hadir. Bahkan saat kamu melakukan demontrasi di depan
Gedung MPR, aku hadir! Aku selalu hadir di setiap acara yang kamu hadiri.
***
Mengharapkanmu
untuk menjadi kekasihku sama saja seperti aku mengharapkan David Beckham
menjadi sopirku. Mengharapkan Dimas Andrean menjadi tukang kebunku. Aku tak mungkin
menggapai bintang di langit. Tak mungkin meraih bunga Edelwise di puncak gunung Himalaya. Itu semua akan menjadi impianku
sampai waktu ku menutup mata.
Aku hanya perempuan
biasa yang memakai kacamata tebal dan hobi membaca novel. Aku tidak mungkin bisa
meraihmu, apalagi setelah aku mengetahui bahwa kamu tidak menyukai “fiksi.” “Fiksi
hanyalah khayalan. Untuk apa kita membaca buku yang isinya khayalan semua?”
Kata-kata itu yang sempat aku tangkap saat seseorang menanyai pendapatmu
tentang fiksi.
“Ya tuhan… Jika
takdirku bukan bersamanya, maka hapuslah perasaan ini. Perasaan yang begitu
dasyat saat aku melihat dirinya. Aku sendiri tidak mengerti mengapa perasaan
ini selalu ada saat aku melihat lelaki itu.”
Harapan hanya
tinggal harapan. Entah sampai kapan aku berharap agar kamu bisa melirikku walau
hanya sedetik saja. Mungkinkah suatu saat nanti kamu akan melirikku? Ah
sudahlah, selama ini aku hanya berharap pada suatu hal yang tidak pasti.
note: Cerpen ini pernah menang dalam lomba FLP Ciputat, angkatan 8, kelompok 7.
Langganan:
Postingan (Atom)



